![]() |
| BUMDes Ardiles di Malang mengembangkan usaha lele bioflok untuk memasok kebutuhan SPPG program Makan Bergizi Gratis. Produksi capai dua kuintal per minggu. (Foto : Antara) |
Unit usaha perikanan tersebut mulai beroperasi sekitar enam bulan lalu dan kini menunjukkan hasil positif. BUMDes Ardiles mengelola sebanyak 30 kolam lele berdiameter tiga meter yang mampu memproduksi sedikitnya dua kuintal lele siap konsumsi setiap pekan.
Hasil panen lele tersebut sebagian besar disalurkan untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG, sementara sisanya dipasarkan kepada masyarakat umum dan pedagang lokal dengan harga sekitar Rp23 ribu per kilogram.
Pengembangan budidaya lele dengan sistem bioflok dipilih karena dinilai lebih efisien dalam penggunaan lahan, hemat air, serta mampu meningkatkan produktivitas panen dalam waktu relatif singkat.
Selain menjadi sumber pendapatan desa, keberadaan usaha ini juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat dan memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.
Sebelumnya, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional menegaskan bahwa setiap SPPG wajib melibatkan produk lokal dari UMKM, petani, nelayan, koperasi, dan BUMDes sebagai bagian dari rantai pasok program MBG. Kebijakan ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber berita: InfoPublik | ANTARA Foto

Posting Komentar untuk "Pasok SPPG, BUMDes di Malang Kembangkan Usaha Lele Bioflok untuk Program MBG"