Fenomena tersebut akan berlangsung pada 15–16 Juli 2026 sekitar pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA. Pada saat itu, bayangan benda yang berdiri tegak akan mengarah berlawanan dengan posisi Ka'bah, sehingga dapat dijadikan acuan dalam menentukan arah kiblat.
Kepala KUA Kecamatan Bone, AHMAD UNO, S.Ag., M.H, mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pengecekan arah kiblat secara mandiri maupun bersama petugas KUA.
"Fenomena Istiwa A'zam merupakan salah satu metode ilmiah yang telah lama digunakan untuk memastikan arah kiblat. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan momen ini agar arah kiblat di masjid, musala, maupun rumah benar-benar sesuai dengan ketentuan," ujarnya.
Menurutnya, pengecekan arah kiblat sangat penting sebagai bentuk ikhtiar dalam menyempurnakan pelaksanaan ibadah salat. Dengan memanfaatkan fenomena alam ini, masyarakat tidak memerlukan peralatan yang rumit karena cukup menggunakan benda yang berdiri tegak dan memperhatikan arah bayangannya pada waktu yang telah ditentukan.
Selain itu, KUA Kecamatan Bone juga mendorong pengurus masjid dan musala untuk melakukan pengecekan bersama agar jamaah memperoleh kepastian mengenai arah kiblat tempat ibadah mereka.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut atau mendaftarkan lokasi pengecekan arah kiblat dapat memanfaatkan layanan yang disediakan Kementerian Agama melalui laman indonesiaberkiblat.kemenag.dev atau berkonsultasi langsung dengan petugas KUA Kecamatan Bone.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Bone berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketepatan arah kiblat semakin meningkat serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Cara Sederhana Mengecek Arah Kiblat
Pada waktu yang telah ditentukan, masyarakat dapat melakukan langkah-langkah berikut:
-
Siapkan tongkat atau benda yang berdiri tegak lurus di tempat yang terkena sinar matahari.
-
Tepat pada pukul 17.27 WITA (untuk wilayah Gorontalo), amati arah bayangan benda tersebut.
-
Tarik garis mengikuti arah bayangan.
-
Arah kiblat berada pada arah yang berlawanan dengan ujung bayangan tersebut.
KUA Kecamatan Bone mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan fenomena alam yang hanya terjadi pada waktu tertentu ini sebagai sarana memastikan arah kiblat secara akurat demi meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.
Redaksi : Jurnalis Kampung
Posting Komentar untuk "Cek Arah Kiblat Saat Matahari Tepat di Atas Ka'bah, KUA Kecamatan Bone Ajak Masyarakat Manfaatkan Momen Istiwa A'zam"