Prosesi adat diawali dengan mopo maklumu deta tomboluwo, yakni memaklumkan kepada para pembesar negeri bahwa rangkaian adat segera dimulai. Tahapan berikutnya adalah mopodungga lo adati potidungu, prosesi adat berjenjang dari wakil keluarga kepada pemangku adat selaku penanggung jawab pelaksanaan Mopotolungo.
Selanjutnya, Dahlan bersama istri dijemput dari kamar oleh pemangku adat menuju tempat duduk adat. Prosesi dilanjutkan dengan mohudu tonggota atau penyerahan pelaksanaan upacara dari pemangku adat Bone, Kamarudin Tohopi, SH.
Setelah seluruh tahapan adat dilaksanakan, Dahlan dan istri meninggalkan rumah dinas Camat Bone dengan diantarkan jajaran Pemerintah Kecamatan dan Desa se-Kecamatan Bone serta unsur Forkopimcam Kecamatan Bone.
Secara adat, prosesi Mopotolungo seharusnya berlanjut di kediaman pribadi pejabat yang bersangkutan. Namun karena kediaman pribadi Dahlan berada di Bolaang Mongondow Selatan, maka rangkaian adat diakhiri di rumah Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasie EKBANG), Helen Langanawa, salah satu pegawai Kantor Camat Bone.
Upacara adat tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Bone Bolango Dapil Bone Pesisir Rizki Huntoyungo, ST, mantan camat bone bapak Areis Botitihe,S.Pd para kepala desa dan aparat desa se-Kecamatan Bone, anggota BPD, unsur Forkopimcam, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta masyarakat yang antusias menyaksikan langsung prosesi adat Mopotolungo.
Dahlan sendiri resmi menyelesaikan masa tugasnya sebagai Camat Bone pada 10 Februari 2026 dan telah digantikan oleh Fian Ruchban, SH, M.Si sebagai Camat Bone yang baru. Selanjutnya, Dahlan dilantik dan bertugas sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango.
Dalam sambutannya, Dahlan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kecamatan Bone.
“Saya dan istri dari lubuk hati yang paling dalam, apabila dalam tingkah laku kami saat memimpin Kecamatan Bone ini ada hal-hal yang kurang berkenan, kami secara tulus memohon maaf kepada bapak ibu sekalian juga masyarakat Kecamatan Bone. Karena sebagai manusia biasa tentunya kami tak luput dari salah dan khilaf, oleh sebab itu kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.
Prosesi adat Mopotolungo tersebut menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian Dahlan sebagai Camat Bone sekaligus simbol penghormatan atas dedikasi yang telah diberikan selama memimpin wilayah tersebut. (Redaksi/BLOGNATEYA.COM)

Posting Komentar untuk "Camat Bone Akhiri Masa Jabatan, Dahlan S. Tomelo Jalani Prosesi Adat Mopotolungo"