Inspirasi Usaha Modal Kecil untuk Pemula, Siswa SMK Ini Raup Omzet Hingga Ratusan Juta dari Jual Sayur

Inspirasi Usaha Modal Kecil untuk Pemula, Siswa SMK Ini Raup Omzet Hingga Ratusan Juta dari Jual Sayur

Di tengah banyaknya anak muda yang masih bingung mencari peluang usaha, kisah inspiratif datang dari seorang siswa SMK asal Gunungkidul, Yogyakarta bernama Muhammad Alfa Priandito. Di usianya yang baru 17 tahun, ia berhasil membangun usaha distribusi sayuran hingga meraih omzet puluhan bahkan ratusan juta rupiah per bulan.

Alfa yang merupakan siswa kelas 12 jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK Al Hikmah Gubukrubuh ini sudah terbiasa berjualan sejak kecil. Saat masih duduk di bangku SD kelas 4, ia membantu berjualan jajanan pasar seperti martabak, donat, dan aneka kue tradisional.

“Dari kecil memang sudah suka jualan, jadi terbawa sampai sekarang,” ujarnya.

Awal mula usaha besarnya dimulai setelah pandemi Covid-19. Saat itu ia melihat banyak petani kesulitan menjual hasil panen, sementara ayahnya yang berjualan sayur di pasar juga kekurangan pemasok. Dari situlah Alfa mulai membeli hasil pertanian warga seperti gambas, pare, timun, terong, cabai, hingga jamur tiram untuk kemudian dijual kembali ke pasar-pasar besar di Yogyakarta.

Perjuangannya tidak mudah. Sepulang sekolah, Alfa harus berkeliling mencari petani lalu membawa hasil panen menggunakan motor ke pasar. Bahkan dulu ia hanya mampu menjual beberapa kilogram jamur tiram setiap hari.

Namun seiring waktu, banyak pedagang mulai mengenalnya. Permintaan terus meningkat hingga ia mampu memasok sayuran ke berbagai pasar seperti Pasar Wonosari, Pasar Prambanan, hingga Pasar Muntilan.

“Dulu saya pernah diejek tukang jamur dan tukang sayur oleh teman-teman. Tapi sekarang banyak yang bertanya bagaimana caranya bisa sukses di usia muda,” katanya.

Dalam masa terbaik usahanya sekitar 4 hingga 5 bulan lalu, omzet harian Alfa disebut bisa mencapai Rp6 juta hingga Rp8 juta per hari. Sedangkan omzet bulanan pernah menembus lebih dari Rp150 juta. Meski saat ini omzet sedikit menurun akibat cuaca dan hasil panen yang berkurang, penghasilannya masih berkisar Rp60 juta hingga Rp90 juta per bulan.

Menariknya, Alfa mengaku tidak mengambil keuntungan besar. Ia justru ingin membantu petani kecil agar mendapatkan harga yang layak.

“Petani itu harus dibantu supaya bisa berkembang. Saya ambil untung sedikit yang penting sama-sama jalan,” jelasnya.

Selain fokus membangun usaha, Alfa juga tetap aktif sekolah. Bahkan ia mengajak teman-temannya membantu usaha daripada hanya bermain game di rumah. Saat usahanya berkembang pesat, ia sempat memiliki empat karyawan. Prestasinya pun mendapat pengakuan. Alfa pernah meraih penghargaan Wirausahawan Belia tingkat Provinsi Yogyakarta tahun 2023.

Menurutnya, kunci sukses anak muda adalah berani menurunkan gengsi dan tidak malu memulai usaha kecil.

“Habiskan malumu di masa muda. Karena malu dan gengsi hanya membuat kita berhenti di satu titik,” pesannya.

Ia juga mengingatkan generasi muda untuk tidak selalu bergantung kepada orang tua dan mulai belajar mencari uang sendiri sejak dini.

“Definisi sukses bagi saya bukan kita bekerja kepada orang lain, tapi orang lain yang bekerja kepada kita,” tutup Alfa.

Kisah Muhammad Alfa Priandito menjadi bukti bahwa inspirasi usaha modal kecil untuk pemula bisa dimulai dari mana saja, bahkan dari membantu petani dan berjualan sayur. Dengan kerja keras, disiplin, dan keberanian melawan rasa malu, anak muda juga bisa sukses sejak usia sekolah
Sumber informasi dan inspirasi artikel dari channel YouTube Pecah Telur

Posting Komentar untuk "Inspirasi Usaha Modal Kecil untuk Pemula, Siswa SMK Ini Raup Omzet Hingga Ratusan Juta dari Jual Sayur"