Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Febri, Pilih Fokus Jalani Pengobatan Saraf Kejepit di Singapura
BLOGNATEYA.COM | JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea resmi mengundurkan diri dari tim kuasa hukum Febri dalam perkara yang tengah ditangani di Kejaksaan Agung. Keputusan tersebut diambil bukan karena persoalan hukum yang sedang bergulir, melainkan akibat kondisi kesehatannya yang memburuk setelah menjalani operasi saraf kejepit.
Dilansir dari channel YouTube KOMPASTV, Hotman Paris menjelaskan bahwa dirinya harus kembali terbang ke Singapura untuk menjalani pemeriksaan lanjutan usai menjalani operasi saraf kejepit pada 9 Juli 2026. Ia mengaku dokter yang menanganinya telah berulang kali memperingatkan agar menghentikan seluruh aktivitas pekerjaan dan fokus menjalani masa pemulihan.
Hotman mengungkapkan bahwa keluhan sakit pada bagian pinggang bawah sebenarnya telah dirasakan sejak beberapa bulan lalu. Berbagai metode pengobatan sempat dijalani, mulai dari fisioterapi, akupunktur, hingga konsultasi dengan sejumlah dokter spesialis di Indonesia. Namun rasa sakit tak kunjung mereda sehingga ia memutuskan menjalani operasi di sebuah rumah sakit di Singapura.
Menurutnya, operasi berlangsung singkat dengan pembiusan total dan berhasil menghilangkan rasa nyeri yang menjalar ke paha serta betis akibat saraf terjepit. Meski demikian, dokter menginstruksikan agar ia menjalani masa istirahat total selama dua minggu dan menghindari aktivitas berat.
Namun, setelah kembali ke Indonesia, Hotman mengaku tetap bekerja menangani berbagai perkara hukum. Keputusan itu justru membuat kondisi kesehatannya kembali memburuk hingga memaksanya mengonsumsi obat pereda nyeri sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Singapura untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Ia bahkan mengaku sempat dihantui rasa khawatir mengalami kelumpuhan apabila tidak segera mematuhi anjuran dokter. Kekhawatiran tersebut muncul karena gangguan saraf yang dialaminya berpotensi memengaruhi fungsi kaki apabila kondisinya semakin parah.
Atas dasar pertimbangan kesehatan itulah, Hotman menyampaikan pengunduran dirinya kepada Febri sejak beberapa hari sebelumnya. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut telah dikomunikasikan secara baik-baik dan mendapat pengertian dari kliennya.
"Saya harus istirahat. Kalau pikiran terus bekerja sementara kondisi tubuh seperti ini, saya khawatir penyakitnya semakin parah," ujar Hotman saat memberikan keterangan kepada awak media.
Hotman juga membantah berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial yang mengaitkan pengunduran dirinya dengan faktor lain. Ia menegaskan bahwa satu-satunya alasan adalah kondisi kesehatan yang mengharuskannya menghentikan sementara seluruh aktivitas profesional.
Di sela keterangannya, Hotman turut menunjukkan hasil operasi berupa jaringan yang diangkat dari bagian tulang belakang sebagai bukti bahwa dirinya memang telah menjalani tindakan medis akibat saraf kejepit.
Selain membahas kondisi kesehatannya, Hotman juga sempat menanggapi laporan yang dilayangkan sejumlah organisasi terhadap dirinya terkait pernyataan kepada seorang penanya dalam sebuah doorstop media. Menurutnya, ucapannya ditujukan kepada individu tertentu dan bukan kepada institusi pers maupun organisasi wartawan.
Kini, fokus utama Hotman Paris adalah menjalani proses pemulihan secara menyeluruh. Ia menyatakan akan mematuhi seluruh anjuran dokter di Singapura agar dapat kembali beraktivitas setelah kondisi kesehatannya benar-benar pulih.
Dengan keputusan mundur dari tim kuasa hukum Febri, Hotman berharap proses hukum yang sedang berjalan tetap dapat ditangani oleh tim pengacara lainnya tanpa hambatan, sementara dirinya memberikan prioritas penuh terhadap pemulihan kesehatan.
Redaksi : ITO

Posting Komentar untuk "Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Febri, Pilih Fokus Jalani Pengobatan Saraf Kejepit di Singapura"