Pemkot Padang Buka Kesempatan ASN Belajar ke India
BLOGNATEYA.COM | PADANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Padang membuka kesempatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti program pelatihan di India melalui skema Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC). Program kerja sama yang difasilitasi Pemerintah India tersebut menjadi peluang bagi ASN untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas wawasan internasional di berbagai bidang strategis.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengajak seluruh ASN yang memenuhi persyaratan agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari pengembangan kapasitas aparatur dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
"Kami mengajak semua ASN Kota Padang untuk mengikuti pelatihan ini," ujar Raju Minropa, Jumat (3/7/2026).
Menurut Raju, pelatihan di India tidak hanya memberikan pengalaman belajar di lingkungan internasional, tetapi juga menjadi sarana untuk memperoleh pengetahuan, teknologi, dan praktik terbaik yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah.
Melalui program ITEC, peserta dapat memilih berbagai bidang pelatihan sesuai kebutuhan organisasi dan tugas jabatan. Materi yang tersedia meliputi Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Python, kesehatan masyarakat, ekonomi sirkular, keamanan dan forensik, keuangan, manajemen pemerintahan, teknologi antariksa, hingga inovasi pelayanan publik.
Kompetensi yang diperoleh dari pelatihan tersebut diharapkan mampu mendukung transformasi birokrasi sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu keunggulan program ini adalah seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh Pemerintah India. Fasilitas yang diberikan meliputi biaya pendidikan, tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi, akomodasi, konsumsi, hingga uang saku harian selama mengikuti pelatihan.
Raju Minropa yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Kota Padang, Bambang Adi Sandjoko, menjelaskan bahwa skema pendanaan penuh tersebut memungkinkan ASN mengikuti pelatihan internasional tanpa membebani anggaran Pemerintah Kota Padang.
"Semua fasilitas ditanggung oleh Pemerintah India, mulai dari biaya pelatihan, tiket pesawat pergi dan pulang kelas ekonomi, akomodasi dan konsumsi, termasuk uang saku harian," jelasnya.
Program ITEC membuka pendaftaran hingga 20 Juli 2026. ASN yang berminat diwajibkan memiliki masa kerja minimal tiga tahun serta memilih bidang pelatihan yang relevan dengan tugas dan fungsi jabatannya agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja.
Pemkot Padang berharap semakin banyak ASN yang memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga kualitas sumber daya manusia aparatur terus meningkat. Melalui kerja sama internasional seperti ITEC, pemerintah daerah dapat memperluas akses pembelajaran berstandar global tanpa harus mengeluarkan anggaran tambahan, sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sumber: InfoPublik.id. Artikel ini disusun ulang dari informasi resmi yang dipublikasikan InfoPublik dengan gaya penulisan jurnalistik baru serta tetap mencantumkan sumber sebagai bentuk penghormatan terhadap karya asli.
Red : Jurnalis Kampung

Posting Komentar untuk "Pemkot Padang Buka Kesempatan ASN Belajar ke India"