Sejumlah Pengguna ASN Digital Mengeluhkan Server Down Saat Aktivasi MFA, BKN Harus Punya Solusi Nyata di 2026

Server ASN Digital kerap down saat aktivasi MFA di tahun 2026. Akses e-Kinerja dan MyASN juga sering error. ASN dan PPPK Paruh Waktu dirugikan, BKN didesak bertindak.

BLOGNATEYA.COM NASIONAL — Transformasi digital kepegawaian yang digadang-gadang mempermudah birokrasi justru berubah menjadi sumber keluhan. Sistem ASN Digital kembali menuai kritik tajam akibat server yang kerap down, terutama saat proses aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA). Ironisnya, gangguan ini terjadi pada layanan yang bersifat wajib dan krusial bagi ASN.

Masalah tidak berhenti pada aktivasi MFA. Para pengguna juga mengeluhkan sulitnya mengakses e-Kinerja dan MyASN, dua layanan utama yang berkaitan langsung dengan penilaian kinerja, pelaporan, dan administrasi kepegawaian.

“Bukan cuma MFA, untuk masuk e-Kinerja dan MyASN saja sering error. Padahal itu sangat penting dan dibutuhkan setiap hari,” keluh seorang ASN yang enggan disebutkan namanya.

Layanan Penting Justru Paling Bermasalah

e-Kinerja dan MyASN merupakan tulang punggung administrasi ASN modern. Keduanya digunakan untuk pelaporan kinerja, pemantauan target kerja, hingga pembaruan data kepegawaian. Ketika akses terhadap layanan ini terganggu, dampaknya bukan sekadar ketidaknyamanan, tetapi berpotensi menghambat penilaian kinerja dan pemenuhan kewajiban administratif ASN.

Situasi ini memperlihatkan paradoks digitalisasi: sistem yang dirancang untuk efisiensi justru menciptakan hambatan baru karena ketidaksiapan infrastruktur.

Beban Pengguna Meningkat, Sistem Tak Mengimbangi

Tahun 2026 ditandai dengan lonjakan signifikan jumlah pengguna ASN Digital. Selain ASN aktif, PPPK Paruh Waktu kini juga diwajibkan mengakses sistem tersebut. Namun, peningkatan jumlah pengguna ini tampaknya tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas server dan stabilitas sistem.

Akibatnya, pengguna kerap dihadapkan pada pesan error, gateway timeout, hingga sistem yang tidak bisa diakses sama sekali, terutama pada jam kerja.

BKN Perlu Evaluasi Menyeluruh

Sebagai pengelola sistem, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dinilai perlu melakukan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar perbaikan sementara. Gangguan berulang pada ASN Digital, e-Kinerja, dan MyASN menunjukkan adanya persoalan serius dalam perencanaan dan pengelolaan infrastruktur digital.

Beberapa langkah yang dinilai mendesak antara lain:

  • Peningkatan kapasitas dan ketahanan server secara permanen

  • Integrasi sistem yang lebih stabil antar-layanan ASN

  • Mekanisme darurat saat sistem utama mengalami gangguan

  • Komunikasi resmi dan transparan kepada pengguna

Digitalisasi Harus Berpihak pada Pengguna

Digitalisasi kepegawaian seharusnya menjadi solusi, bukan beban tambahan. Ketika akses terhadap layanan penting seperti e-Kinerja dan MyASN saja tidak stabil, sementara kewajiban administrasi tetap berjalan, maka yang dirugikan adalah ASN dan PPPK itu sendiri.

Publik kini menanti langkah nyata dari BKN. Bukan sekadar imbauan untuk “mencoba kembali nanti”, melainkan solusi sistemik agar transformasi digital benar-benar bekerja untuk melayani, bukan menyulitkan.

BLOGNATEYA.COM
BLOGNATEYA.COM Semoga Semua Pengunjung BLOGNATEYA.COM ini Senantiasa diberikan kesehatan, dipanjangkan umur, dan dimudahkan rezekinya oleh ALLAH SWT. Salam Hormat Saya (Admin)

Posting Komentar untuk "Sejumlah Pengguna ASN Digital Mengeluhkan Server Down Saat Aktivasi MFA, BKN Harus Punya Solusi Nyata di 2026"